Detail Skripsi

« Back to all
penulis skripsi
Alfiani hanifah Salsabila

Pengaruh

4 February 2026 | 1 bulan yang lalu

Analisis Tingkat Literasi Digital Siswa Kelas XI SMA IT Daarul Hikmah Boarding School

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan literasi digital pada era Kurikulum Merdeka yang menempatkan penguasaan teknologi sebagai kompetensi esensial dalam pembelajaran. Meskipun pemanfaatan perangkat digital di lingkungan boarding school sudah cukup intensif, tingkat penguasaan siswa pada berbagai aspek literasi digital belum dipetakan secara jelas. Permasalahan ini mendorong perlunya analisis menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam enam dimensi literasi digital menurut kerangka UNESCO, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak, literasi informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, pembuatan konten digital, keamanan digital, serta pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala likert 1–5 yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas menggunakan expert judgment serta analisis statistik. Data dikumpulkan dari siswa kelas XI SMA IT Daarul Hikmah Boarding School. Analisis dilakukan untuk memetakan tingkat literasi digital siswa pada setiap dimensi, mengidentifikasi aspek yang sudah kuat maupun yang masih tergolong rendah, serta menyusun rekomendasi peningkatan literasi digital bagi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa SMA IT Daarul Hikmah Boarding School berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, namun belum berkembang secara merata pada seluruh dimensi. Berdasarkan analisis Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II, kemampuan siswa relatif kuat pada dimensi perangkat keras dan perangkat lunak serta literasi informasi dan data, yang mencerminkan penguasaan keterampilan teknis dasar. Sebaliknya, variasi kategori masih ditemukan pada dimensi penciptaan konten digital, komunikasi dan kolaborasi, serta pemecahan masalah, yang menunjukkan bahwa kompetensi literasi digital tingkat lanjut seperti kreativitas, pemikiran kritis, dan kemampuan troubleshooting mandiri belum sepenuhnya dikuasai oleh seluruh siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi penguatan literasi digital yang terencana, terutama pada kemampuan teknis lanjutan, evaluasi informasi, keamanan digital, serta produksi konten edukatif. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi sekolah dalam merancang program pembinaan literasi digital yang lebih sistematis. Kata Kunci: literasi digital, UNESCO, Kurikulum Merdeka, pendidikan, digital

Skripsi :