Pengembangan
23 February 2026 | 3 minggu yang lalu
Pengembangan Modul Interaktif Berbasis STEM pada Materi Berpikir Komputasional di SMK Negeri 6 Samarinda
Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa, di SMK Negeri 6 Samarinda, masih terbatas penggunaan media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran informatika, khususnya materi berpikir komputasional. Hal ini menyebabkan pembelajaran berfokus pada ceramah dan menyebabkan siswa kurang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menentukan kelayakan modul interaktif berbasis STEM pada materi berpikir komputasional di kelas X di SMK Negeri 6 Samarinda. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pengembangan modul tersebut dan tingkat kelayakannya. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) ini menggunakan model pengembangan 4 D, yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Namun, penelitian ini tidak dilakukan sampai tahap Develop. 30 siswa di kelas X SMK Negeri 6 Samarinda adalah subjek penelitian. Modul interaktif berbentuk flipbook digital yang dibuat menggunakan Canva dan dipublikasikan melalui Heyzine, dengan dukungan dari Wordwall, Scratch, VisuAlgo, dan Padlet, adalah produk yang dikembangkan. Observasi, wawancara, dan angket adalah metode pengumpulan data. Untuk menentukan kriteria kelayakan, teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengubah skor hasil penilaian menjadi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul interaktif berbasis STEM yang dibuat mendapat penilaian yang sangat baik dari penilai dan siswa. Secara keseluruhan, modul interaktif berbasis STEM pada materi berpikir komputasional mencapai kriteria "Sangat Layak" dengan persentase kelayakan 88,61%, penilaian ahli materi sebesar 90%, penilaian ahli media sebesar 91,67%, dan hasil uji coba peserta didik sebesar 84,17%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa modul tersebut layak dan siap digunakan sebagai media pembelajar.
Skripsi :
Pilih bab untuk ditampilkan...